Sejarah Islam: Sayyidina 'Umar bin Khaththab r.a (Khulafaur Rosyidin Kedua)
Sejarah Islam: Sayyidina 'Umar bin Khaththab r.a (Khulafaur Rosyidin Kedua) “Demi Allah, andai seekor keledai terperosok di Irak, aku khawatir Allah akan menanyai aku, ‘Mengapa tidak kau perbaiki jalan untuknya, wahai 'Umar?’” —Sayyidina 'Umar bin Khaththab r.a ***** Di kota Makkah yang tandus nan mulia, sekitar tahun 584 Masehi, lahirlah seorang bayi dari keluarga terpandang suku Quraisy, bani ‘Adi. Bayi itu diberi nama Umar bin Khaththab. Ayahnya, Khaththab bin Nufail yang dikenal sebagai lelaki yang keras dan tegas. Ibunya adalah Hantamah binti Hasyim yang berasal dari keluarga terhormat. Sejak kecil, Sayyidina 'Umar bin Khaththab r.a tumbuh dengan tubuh yang kuat, semangat tinggi, dan kecerdasan yang luar biasa. Di masa mudanya, Sayyidina 'Umar bin Khaththab ra dikenal sebagai sosok pemberani dan tangguh. Dia belajar membaca dan menulis—kemampuan yang langka di masa itu—dan banyak bergaul dengan para pemuka Quraisy. Karena kepandaiannya, dia dipercaya menj...